Menu

Monumen Jogja Kembali

Tags: monumen jogja kembali, ibukota RI, kolam air, kerucut

Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali

Di Yogyakarta, Anda bisa mengunjungi Monumen Jogja Kembali atau yang biasa disebut Monjali. Walaupun nama dan bentuknya adalah monumen, sejatinya bangunan ini adalah museum. Sebuah museum yang merupakan representasi sejarah dari perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengapa diberi nama Monumen Jogja Kembali? Sebenarnya, nama tersebut dipilih untuk mengenang atau memperingati peristiwa sejarah ditariknya pendudukan tentara Belanda dari ibukota RI (pada waktu itu adalah Yogyakarta), tepatnya tanggal 29 Juni 1949. Peristiwa ini merupakan tanda awal bebasnya bangsa Indonesia dari kekuasaan Belanda. Gagasan untuk mendirikan monumen ini diprakarsai oleh Kolonel Soegiarto, selaku walikotamadya Yogyakarta pada tahun 1983. Nama Yogya Kembali dipilih dengan maksud sebagai peringatan dari peristiwa sejarah ditariknya tentara pendudukan Belanda dari ibukota RI (Yogyakarta pada waktu itu). Hal ini merupakan tanda awal bebasnya bangsa Indonesia dari kekuasaan pemerintahan Belanda. 

Bangunan dan Koleksi

Bangunan Monumen Jogja Kembali, terdiri atas tiga lantai terbagi dalam beberapa bagian. Seluruh bangunan dikelilingi oleh kolam air dan bentuk dari Monumen Jogja Kembali menyerupai kerucut atau gunungan dengan ketinggian 31,80 meter. Pada pintu masuk tertulis sekitar 422 nama pahlawan yang gugur di daerah Wehrkreise III (RIS) antara tanggal 19 Desember 1948 sampai dengan 29 Juni 1949. Dalam empat ruang museum di lantai pertama terdapat benda-benda koleksi: realia, replika, foto, dokumen, heraldika, beragam jenis senjata, bentuk evokatif dapur umum dalam suasana perang kemerdekaan antara tahun 1945 hingga 1949.

Selain itu, tandu dan dokar bersejarah yang pernah dipergunakan oleh Panglima Besar Jendral Soedirman juga disimpan di ruang museum nomor dua. Dengan memperhatikan diorama-diorama dan semua koleksi yang ada di sini, Anda akan dibawa ke jaman perjuangan lengkap dengan semangat yang dikobarkan oleh para pejuang yang memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Harga Tiket dan Jam Operasional

Dengan membayar Rp 5.000 per orang, Anda sudah bisa menikmati sekaligus mendapatkan pengetahuan berharga tentang perjuangan para pahlawan di masa lalu. Sedangkan untuk wisatawan asing, dikenakan biaya sebesar Rp 7.500 per orangnya sebelum mengunjungi Monumen Jogja Kembali. 

Adapun untuk jam operasional dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 16.30 WIB, setiap hari Selasa hingga Minggu. 


View Larger Map

Article-Page-Search-Widget