Monumen Kapal Selam

Tags: surabaya, kesenian, budaya, monumen, monumen kapal selam

Monumen Kapal Selam Surabayasurabaya, kesenian, budaya, monumen, monumen kapal selam

Monumen di Surabaya ini tergolong unik karena bentuknya tidak seperti monumen pada umumnya. Ya, monumen itu adalah sebuah museum kapal selam yang bernama KRI Pasopati 410. Kapal selam ini berjenis SS tipe Whiskey Class yang dibuat pada tahun 1952 di Rusia dan mulai digunakan oleh TNI Angkatan Laut pada 15 Desember 1962.

Kapal Selam KRI Pasopati

Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. Setelah tak lagi digunakan untuk bertempur kapal selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia.

Nah, ada cerita unik dibalik hadirnya monumen Kapal Selam ini. Pak Drajat Budiyanto yang merupakan mantan KKM KRI Pasopati 410 ini dan juga mantan KKM KRI Cakra 401 (buatan Jerman Barat), bermimpi diperintahkan oleh KSAL pada waktu itu untuk membawa kapal selam ini melayari Kali Mas. Dan ternyata mimpi itu menjadi kenyataan, manakala beliau ditugaskan untuk memajang kapal selam di samping Surabaya Plaza. Caranya dengan memotong kapal selam ini menjadi beberapa bagian, kemudian diangkut ke darat, dan dirangkai dan disambung kembali menjadi kapal selam yang utuh.

KRI Pasopati memiliki panjang 76 meter dan lebar 6,30 meter, kecepatan maksimum di atas permukaan laut kapal ini adalah 18,3 knot, sedangkan kecepatan maksimal di bawah permukaan laut adalah 13,5 knot. Berbeda dengan museum kebanyakan, diorama museum kapal selam yang dapat kita saksikan adalah ruangan yang mirip seperti kabin pesawat. Terdapat ruang komunikasi, ruang mesin dengan berbagai tombol dan panel yang cukup banyak dan warna-warni.

Selain itu juga terdapat ruang perwira yang mungkin digunakan sebagai tempat untuk berisitirahat meskipun tempatnya cukup sempit. Periskop kapal selam pun masih dapat digunakan untuk mengintip meskipun visibility kita melihat tidak akan begitu terlihat jelas. Di sini Anda pun dapat berkesempatan untuk menyaksikan film yang menceritakan tentang sejarah Indonesia sebagai negara maritim. Film dimulai dari negara ini yang membuat kapal selam sendiri, lalu kapal tersebut digantikan oleh SS Whiskey Class yang berasal dari Rusia. Awal mulanya datang 2 kapal, lalu ditambah lagi dengan 10 kapal sejenis yang salah satunya adalah KRI Pasopati 410 yang ada di monumen ini.

Lokasi Monumen

Monumen ini berada di Jalan Pemuda No.39 , berada tepat di sebelah Plasa Surabaya.

Jam Operasional Monumen

Anda dapat mengunjungi museum ini pada hari Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 08:00 sampai dengan 20:00 WIB . Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, museum ini buka pada pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 21:00 WIB.

Tiket Masuk Museum

Harga tiket masuk Museum Kapal Selam ini tak lebih dari Rp 5.000 per orangnya.


View Larger Map

Article-Page-Search-Widget