Hotel Oranje

Tags: surabaya, objek wisata, hotel oranje

Hotel Oranje

surabaya, objek wisata, hotel oranje

Mendengar nama Hotel Oranje mungkin dari Anda sudah tahu, terlebih lagi apabila Anda adalah wong suroboyo. Ya, Hotel yang sekarang bernama Hotel Majapahit ini merupakan saksi sejarah terjadinya “Insiden Bendera “ yaitu penyobekan salah satu warna dari tiga warna yang melekat di bendera tersebut.

Kejadian itu tepatnya terjadi pada tanggal 19 september 1945 saat tentara Belanda menaikkan bendera kebangsaannya di menara hotel Oranje. Kontan, para nasionalis Indonesia naik pitam dan memanjat ke menara lalu menyobek-nyobek bagian biru dari bendera Belanda yang kemudian berubah menjadi bendera Indonesia.

Alkisah sebelum insiden itu terjadi Hotel Oranje tak lebih dari sebuah hotel yang difungsikan sebagaimana layaknya hotel pada umumnya. Hotel ini didirikan oleh seoarang pedagang yang bernama Lucas Martin Sarkies dari Armenia. Hotel ini diarsiteki oleh James Afprey, seorang berkebangsaan Inggris yang membangun hotel ini pada tahun 1910 dengan menerapkan gaya arsitektur Art Nouveau. Keluarga Sarkies ini memang dikenal berkecimpung di bisnis perhotelan karena sebelum mendirikan hotel ini, keluarga Sarkies sudah mendirikan banyak hotel di Asia, seperti Hotel Niagara di Lawang, Hotel Eastern and Oriental di Penang (Malaysia), Hotel Strand in Rangoon (Burma) dan Hotel Raffles di Singapura.

Nah, tahun 1911 adalah tahun bersejarah untuk hotel karena untuk yang kali pertamanya hotel ini dibuka dengan menggunakan nama “Hotel Oranje”. Dalam perkembangannya, di tahun 1931 ada penambahan bangunan di hotel ini yaitu di bagian depan pintu masuk lama, sebagian ruang masuk dibangun dalam gaya Art Deco oleh arsitek Prof. Ir. Charles Prosper Wolff Schoemaker.

Sejak masa kependudukan Jepang, Hotel Oranje diambil-alih oleh Jepang dan namanya kembali diganti menjadi Hotel Yamato. Sejak zaman kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tahun 1969, nama hotel Yamato berganti lagi menjadi Hotel Majapahit sesuai dengan nama PT yang mengelolanya. Anda di sana, sempatkanlah untuk melihat kamar bersejarah yaitu kamar yang pernah digunakan oleh aktor Charlie Chaplin. Komedian yang tenar di tahun 30-an ini pernah sempat menginap di hotel ini pada tahun 1936. Kamar tersebut diberi nama Kamar Merdeka dengan nomor kamar 33.