Tugu Muda

Tags: tugu muda, semarang, jepang, lawang sewu

Tugu Muda

Tugu Muda

Sesuai dengan namanya, Tugu Muda merupakan representasi dan untuk memperingati peristiwa bersejarah yaitu Pertempuran Lima Hari di Semarang, di mana Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) bertempur melawan Kempetai dan Kidobutai dari Jepang

Bentuk Tugu Muda merupakan tugu yang berpenampang segi lima. Terdiri atas tiga bagian utama yaitu landasan, badan, dan kepala tugu yang keseluruhannya terbuat dari batu. Pada sisi lansadan Tugu Muda terdapat relief dan untuk memperkuat kesan tugu ini, dibuatlah kolam hias dan taman di sekelilingnya. Disain Tugu Muda sendiri dikerjakan oleh Salim, sedangkan reliefnya dikerjakan oleh seorang seniman bernama Hendro. 

Tugu Muda diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 1953. Hingga kini, tugu tersebut masih berdiri kokoh tepat di depan bangunan bersejarah lainnya yaitu Lawang Sewu. Dikelilingi oleh kolam dan taman, tugu ini terbuat dari batu yang didatangkan langsung dari Kaliurang dan Paker.

Tugu Muda ini ramai dikunjungi tidak hanya oleh wisatawan, namun juga oleh para warga Semarang untuk sekadar bersantai di pagi maupun sore hari atau mengabadikannya dengan berfoto-foto. Selain itu, karena letaknya yang berada di tengah-tengah, tugu ini juga menjadi semacam persimpangan jalan yang ke Jakarta, Surabaya, maupun Solo.


View Larger Map

Article-Page-Search-Widget