Semarang

Tags: semarang, lumpia, tugu muda, simpang lima, masjid agung jawa tengah, stasiun tawang, lawang sewu

Kota Semarang "Venice Van Java"

Semarang, Jawa

Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini terletak sekitar 466 km sebelah timur Jakarta, atau 312 km sebelah barat Surabaya. Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat. Kota Semarang dapat ditempuh dengan perjalanan darat, laut, dan udara. Semarang dilalui jalur pantura yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di pantai utara Pulau Jawa. Angkutan bus antarkota dipusatkan di Terminal Terboyo. Angkutan dalam kota dilayani oleh bus kota, angkot, dan becak. Pada tahun 2009 mulai beroperasi Bus Rapid Transit (BRT), sebuah moda angkutan massal meskipun tidak menggunakan jalur khusus seperti busway di Jakarta.

Semarang memiliki dua stasiun kereta api: Stasiun Semarang Tawang untuk kereta api kelas bisnis dan eksekutif, serta Stasiun Semarang Poncol untuk kereta api kelas ekonomi dan angkutan barang. Kereta api di antaranya jurusan Semarang-Jakarta, Semarang-Bandung, Semarang-Surabaya, Jakarta-Semarang-Jombang, Jakarta-Semarang-Malang. Angkutan udara dilayani di Bandara Ahmad Yani, menghubungkan Semarang dengan sejumlah kota-kota besar Indonesia setiap harinya. Pelabuhan Tanjung Mas menghubungkan Semarang dengan sejumlah kota-kota pelabuhan Indonesia. Pelabuhan ini juga juga digunakan untuk bongkar muat peti kemas.

Wisata Bersejarah di Semarang

Semarang memang identik dengan Lawang Sewu, namun sebenarnya masih banyak tempat wisata lain yang tidak kalah menarik dari gedung bekas kantor kereta api peninggalan kolonialisme Belanda tersebut. Memang tidak salah jika pada umumnya masyarakat di luar Semarang tidak mengetahui tempat-tempat bersejarah yang layak jadi tujuan wisata di kota yang pernah dijuluki sebagai “Venice van Java” ini. Pagoda Kwan Im, bangunan yang terdapat di kompleks Vihara Buddha Gaya Watugong ini mempunyai nilai artistik tinggi 39 meter. Dibangunan tahun 2005 dan terletak persis di depan Makodam IV/Diponegoro Semarang. Bangunan yang mempunyai tujuh tingkat ini terdapat patung Dewi Welas Asih dari tingkatan kedua hingga keenamnya. Namun sedikitnya 20 patung Kwan Im dipasang di Pagoda tersebut. Pemasangan Dewi Welas Asih ini disesuaikan dengan arah mata angin. Hal ini dimaksudkan, agar Dewi yang selalu menebarkan cinta kasih tersebut bisa menjaga Kota Semarang dari segala arah. Bangunan ini merupakan pelengkap ruang Metta Karuna di Vihara Avalokitesvara Srikukusrejo Gunung Kalong di Kab Semarang.

Bandung, Jawa

Kantor Pos Besar merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Loenpia. Bangunan ini dibangun pada saat pelayanan jasa pos di Indonesia hampir setengah abad. Sebelumnya, ketika lembaga pos yang dibentuk oleh J.P.Theben Tervile ini pada tahun 1862 mulai beroperasi, gedung yang ditempati berada di Kota Lama, berseberangan dengan kantor pelayanan jasa komunikasi di Jalan Letjend Suprapto, lebih ke arah barat. Tahun 1979 pernah dilakukan pemugaran pada gedung ini, serta penambahan ruang pada bagian belakang bangunan. Taman Srigunting yang kurang lebih jaraknya hanya 3 Km karena masih dalam satu kawasan Kota Lama Semarang. Taman Srigunting merupakan landmark Kota Lama. Pada masa Belanda, Taman Srigunting berwujud parade plein yang dibangun untuk panggung parade yang kini menjadi ruang terbuka. Taman ini merupakan satu-satunya taman yang berada ditengah kota lama, Taman Srigunting terletak di Jalan Letjen Suprapto No. 32, kawasan Kota Lama, Semarang. Taman ini diapit oleh Gedung Marba di sebelah selatan, Gedung Jiwasraya di barat daya, Gereja Blenduk di sebelah barat dan Gedung Kerta Niaga di sebelah timur.

Gereja Katedral Randusari menjadi tujuan selanjutnya. Bangunan ini terletak di kawasan Tugu Muda, tepatnya di Jalan dr. Soetomo Semarang, dekat dengan Lawang Sewu. Bangunan Katedral terdiri dari gedung pertemuan dan sekolah (SD Bernadus dan SMP Dominico Savio). Katedral menjadi gereja induk di wilayah Keuskupan Jawa Tengah Agung Semarang. Bangunan ini termasuk dalam kategori bangunan bersejarah yang dilindungi di Kota Semarang. Arsitektur bangunan Katedral berbentuk setangkup dengan facade tunggal yang berorientasi pada arsitektur Barat. Kompleks bangunan didesain berbentuk segi empat dengan tiga pintu masuk, masing-masing berada di sisi Barat, Selatan dan Utara.

Bandung, Jawa

Wisata Kuliner Semarang

Tidak jauh dari Klenteng Tay Kak Sie Anda bisa menuju ke kawasan kuliner Semawis (Semarang untuk Pariwisata), jaraknya kira-kira hanya 500 meter. Namun perlu diingat Semawis hanya ada pada hari Jumat sampai Minggu. Semawis dibuka sejak tanggal 15 Juli 2005, terletak di Gang Warung kawasan pecinan. Berbagai jenis makanan khas Semarang dapat dengan mudah kita dapatkan begitu memasuki kawasan semawis, yang ditutup bagi kendaraan ini.

Kawasan Semawis tidak terlalu besar dan bisa dihabiskan dengan hanya berjalan kaki sekitar 20-30 menit, tetapi Semawis padat dengan aneka jenis makanan khas Semarang seperti pisang plenet atau lumpia.Selain itu, Semarang juga punya makanan dengan selera tradisional yang menggoda, misalnya Soto Semarang, Nasi Pecel, Nasi Ayam, Jamu Jun, Wedang Sekoteng, Wedang Ronde, Wedan Kacang, Ganjel Rel dll. Asyik bukan? Jika Anda pecinta wisata kuliner, jangan lewatkan mengunjungi Semarang dan menikmati berbagai sajian yang mengundang selera. Mulai dari menu tradisonal hingga blasteran semuanya ada di Semarang.

Wisata belanja Semarang

Bandung, Jawa

Salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di daerah pecinan Semarang adalah pasar Gang Baru. Pasar ini terletak disebuah gang atau lorong ditengah - tengah wilayah pecinan. Aktifitas pasar dimulai pada pagi hari sekitar jam 5, pedagang dari berbagai daerah sekitar Semarang berdatangan dan menawarkan berbagai jenis barang di pasar ini. Pasar tradisional yang sudah berumur puluhan tahun ini menyediakan berbagai kebutuhan sehari - hari mulai dari bahan makanan, obat - obatan tradisional, pakaian, hingga perlengkapan upacara ritual masyarakat Tionghoa. Letak pasar Gang Baru berada diantara jalan Beteng dan Gang Belakang, dapat dicapai melalui jalan Sebandaran atau dari Gang Warung. Juga ada jalan kecil yang dapat dilalui oleh pejalan kaki atau kendaraan roda dua melalui Gang Cilik dan Gang Pasar baru.

Waktu yang paling ideal mengunjungi pasar ini adalah mulai jam 6 hingga jam 10 pagi, pada jam tersebut pasar masih lengkap menyajikan berbagai barang, selebih dari jam 10 biasanya sudah banyak pedagang yang kehabisan stok sehingga pasar mulai lengang. Pasar ini sebenarnya buka hingga sore hari, tapi semakin siang pedagang akan semakin sedikit yang masih berjualan, kebanyakan hanya pedagang yang tinggal di Gang Baru dan rata - rata menjual bahan - bahan makanan dan perlengkapan upacara ritual Tionghoa. Menjelang sore pasar ini biasanya sudah mulai sepi. Sebagian besar pedagang sudah menyingkirkan lapak - lapak dagangan mereka sehingga kendaraan roda empat dapat dengan mudah melewati pasar ini. Jika anda berkunjung ke pasar Gang Baru pada sore atau malam hari, gang ini tidak ubahnya seperti gang - gang lain yang banyak terdapat di pecinan Semarang.

Ji Kao Mee

Ada satu agenda unik tahunan di pasar Gang Baru, sehari sebelum hari terakhir penanggalan China atau tanggal 29 bulan 12 kalender Imlek, pasar Gang Baru buka sehari semalam dan selalu ramai dipadati pengunjung hingga pagi hari. Tradisi ini disebut oleh penduduk pecinan sebagai acara Ji Kao Mee (Malam tanggal 29), berbagai jenis keperluan upacara menyambut tahun baru Imlek disediakan dipasar ini. Salah satu menu wajib untuk upacara tahun baru Imlek adalah wat kwee, sebuah kue mangkok berukuran besar dan berwarna merah segar. Kue ini hanya akan ditemui di Gang Baru pada malam hari tanggal 29 itu saja. Hidangan khas lain yang selalu tersaji pada hari - hari menjelang tahun baru Imlek adalah kue keranjang, kue manis terbuat dari beras ketan dan gula jawa. Sejak dua tahun terakhir, kegiatan pasar malam Ji Kao Mee menjadi semakin meriah karena dipadukan dengan kegiatan Pasar Imlek Semawis yang digelar disepanjang pecinan Semarang. Anda dapat menemukan berbagai pernik - pernik unik untuk menyambut datangnya tahun baru Imlek disini, termasuk juga berbagai bunga segar yang didatangkan langsung dari perkebunan disekitar Semarang.