Gianyar

Tags: pantai lebih, air terjun tegenungan, bukit jati, desa petulu, goa garba, bali zoo park, pasar seni sukawati, istana tampak siring

Gianyar, Pusatnya Budaya Bali

Gianyar, Bali

Gianyar adalah nama sebuah kabupaten di Bali. Letaknya bersebelahan dengan Kabupaten Bangli di sisi utara dan Kabupaten Klungkung di sisi timur. Sedangkan di bagian selatan, Kabupaten Gianyar berbatasan dengan Kota Denpasar dan di bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Badung.

Gianyar memiliki bentang alam yang lengkap mulai dari laut di sebelah selatan, sungai, dan kawasan perbukitan. Gianyar memiliki pantai sepanjang sekitar 20 km. Pantainya memang tidak berpasir putih meskipun sebagian besar bentuknya landai sehingga cocok untuk lokasi wisata. Kabupaten ini juga memiliki 13 sungai yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata. Sungai-sungai yang penting di Gianyar adalah Sungai Wos dengan panjang 45,5km, Sungai Petanu (37 km), Sungai Sangsang (36 km), Sungai Yeh Hoo (22 km) Sungai Ayung, Sungai Yeh Embang, Sungai Yeh Mumbul dan Sungai Balian.

Wisata Alam Gianyar

Pantai paling terkenal di Gianyar adalah Pantai Lebih. Dari pantai yang terletak di sebelah selatan Gianyar ini, pengunjung bisa mengintip Pulau Lombok dan Nusa Penida. Pada akhir pekan, Pantai Lebih akan dipenuhi oleh pengunjung. Sambil menikmati indahnya Pantai Lebih, pengunjung bisa mencicipi gurihnya Sate Languan dan Plecing Kangkung. Bahan dasar Sate Languan adalah ikan laut yang dicampur dengan bumbu dan kelapa parut. Daging ikan ini kemudian dililitkan pada tusuk sate dan kemudian dibakar.

Gianyar juga memiliki Air Terjun Tegenungan yang terletak di Kecamatan Sukawati. Tinggi air terjun ini sekitar 50 meter. Dengan panorama yang hijau dan sejuk, Air Terjun Tegenungan memang menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara. Dulu di sini pernah didirikan fasilitas bungee jumping. Namun sekarang fasilitas ini sudah dibongkar.

Bukit Jati Gianyar adalah sebuah bukit yang terletak sekitar 2 km dari pusat kota Gianyar. Di sini berdiri gedung kesenian, wantilan, dan kolam renang Bukit Jati. Jika ingin melihat pemandangan kota Gianyar dari atas bukit, naiklah ke Bukit Jati Gianyar. Air yang dipasok untuk kolam renang Bukit Jati sungguh jernih dan menyegarkan.

Untuk orang yang mempunyai hobi “bird watching” maka Desa Petulu di Gianyar adalah lokasi yang wajib dikunjungi. Inilah habitat terbaik bagi burung Kokoan atau Bangau Putih. Burung-burung Kokoan ini datang ke Desa Bulan November sampai dengan Maret untuk membuat sarang, bertelur dan menetaskan telurnya, pada Bulan April anak burung sudah mulai terbang dan mencari makan hingga populasinya berkurang disiang hari dan kembali ke Desa Petulu pada pukul 6 sore waktu setempat. Tampak keselarasan dalam kehidupan di Desa petulu ini antara manusia dan alam.

Goa Garba di Gianyar terletak di bawah Pura Agung Pengukur-ukuran yang konon dibuat oleh seorang pertapa bernama Kebo Iwa. Pertapa ini memahat dinding di tepi jurang yang digunakannya untuk bertapa untuk mencari kesaktian.

Gianyar juga memiliki sebuah kebun binatang bernama Bali Zoo Park Gianyar. Terletak di Kecamatan Sukawati, kebun binatang ini hanya berjarak sekitar 10 menit berkendara dari Pasar Seni Sukawati. Ada berbagai koleksi binatang di sini, misalnya singa Afrika, binturong, iguana, kijang, onta, rusa, serta taman tropis.

Wisata Belanja Gianyar

Pasar Seni Sukawati adalah tempat yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Gianyar. Ribuan jenis cinderamata seperti lukisan, ukiran, patung, kaos, dan berbagai pernak-pernik khas Bali bisa ditemukan di sini. Belajarlah untuk menawar ketika bertransaksi di sini agar kantong tidak jebol. Selain di pasar ini, di sepanjang jalan di Gianyar juga berdiri toko-toko yang menjual barang kerajinan masyarakat.

Wisata Budaya Gianyar

Istana Tampaksiring di Gianyar merupakan peninggalan Presiden Soekarno yang mulai dibangun pada 1957 sampai1963. Ini adalah satu-satunya istana dibangun oleh R.M Soedarsono sebagai arsitekturnya. Jangan lupa untuk mengecek kapan istana ini dibuka untuk umum sebelum memutuskan untuk datang ke sini.

Museum Arkeologi di Jalan Raya Tampaksiring yang menyimpan koleksi peninggalan purbakala dari jaman sebelum dan sesudah masehi.

Museum Gedung Arca terletak di antara Desa Pejeng dan Desa Bedulu, Kec Tampaksiring. Museuym ini merupakan museum arkeologi lapangan yang dibangun pada 1960. Di sini disimpan alat-alat dari batu, tulang, sarkofagus, stupika dari Pejeng, arca perunggu, dan lain-lain.