Menu

Hotel di Legian Bali

FILTER BOX

Filter by Star Rating:
Filter By Price Range
Filter By Hotel Type
  • Test
Silahkan Cari nama hotel:

KHI_OTA_SEARCH_FORM_INLINE


SHARETHIS BUTTON

18 hotel tersedia. Ditampilkan  
Silakan melihat penawaran lainnya di Bali

Tentang Hotel di Legian Bali

Legian merupakan salah satu nama desa di Kecamatan Kuta, Bali. Meski hanya merupakan kawasan pedesaan, Legian telah menjadi salah satu desa wisata yang cukup populer di Pulau Bali. Letaknya yang cukup dekat dengan Pantai Kuta membuat desa ini mengalami pertumbuhan dengan cukup pesat. Namun yang paling menarik dari Legian adalah wisata pantainya. Dan kini, desa ini telah bermetamorfosa menjadi salah satu desa penting di Kuta.

Cara Menuju Legian

Cukup mudah untuk mencapai Desa Legian. Setidaknya ada dua model transportasi yang bisa Anda ambil yakni transportasi udara dan transportasi laut. Jika Anda mengakses Pulau Bali dengan transportasi udara, perjalanan Anda menuju ke Legian akan bermula dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Sedangkan jika Anda memasuki Bali melalui jalur laut, Anda akan memulai perjalanan menuju ke Legian dari Pelabuhan Gilimanuk. Baik dari bandara ataupun dari pelabuhan, Anda bisa mencapai Desa Legian dengan menggunakan taksi. Ini karena memang masih belum banyak angkutan umum yang melintasi kawasan ini.

Area Populer di Legian

Sebagai kota pesisir, daya tarik utama dari Desa Legian memang terletak pada wisata pantainya. Memang tidak seramai Pantai Kuta, akan tetapi Pantai Legian masih termasuk ramai dibandingkan dengan pantai tetangganya yakni Pantai Seminyak. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi pantai ini adalah di waktu pagi atau sore hari. Pada waktu tersebut, Anda bisa menikmati keindahan matahari terbit dan matahari terbenam. Di sekitar pantai Anda juga bisa menjumpai banyak hotel di Legian, Bali.

Sejarah Legian

Tidak banyak catatan sejarah yang bisa menjelaskan mengenai sejarah Desa Legian. Akan tetapi ada satu versi cerita sejarah yang disampaikan oleh tetua adat secara turun temurun. Berdasarkan cerita tersebut, diketahui bahwa awalanya Desa Legian dikenal dengan nama Karang Kemanisan yang berarti tempat yang indah. Seiring berjalannya waktu, nama ini berubah menjadi Legian yang dinilai lebih singkat dan memiliki makna mendalam. Pada zaman dahulu, mata pencaharian penduduk desa ini adalah petani dan nelayan. Dan pada tahun 1965, masyarakat mulai berbondong-bondong berubah profesi menjadi nelayan dikarenakan paceklik yang berkepanjangan. Sayangnya masa-masa tersebut tidak berlangsung lama hingga akhirnya masyarakat Legian kembali ke profesi petani. Perkembangan Desa Legian menjadi desa wisata juga tidak lepas dari berubahnya Kuta menjadi kota wisata pada tahun 1970. Dan pada akhirnya, kehidupan masyarakat Desa Legian pun berubah dan beralih profesi.

Transportasi di Legian

Meski menjadi salah satu destinasi wisata populer, Legian tidak memiliki pilihan transportasi yang beragam alias terbatas. Model transportasi yang bisa digunakan paling hanya taksi saja. Akan tetapi jika Anda membutuhkan sarana transportasi yang lebih fleksibel, Anda bisa menyewa sepeda motor atau mobil.

Tempat Wisata di Legian

Tempat wisata paling populer di Legian adalah Pantai Legian. Layaknya Pantai Kuta, pantai ini juga kerap dikunjungi oleh wisatawan. Namun selain wisata pantai, desa ini juga memiliki Pasar Seni Legian yang terletak di sepanjang Jalan Melasti dan Sahadewa. Di ini Anda bisa menemukan beragam pakaian pantai, aksesoris, patung, lukisan hingga bedcover.

Tips Wisata di Legian

Saat berwisata ke Legian, sebaiknya Anda segera mencari hotel di Legian. Carilah hotel yang mudah diakses dan cukup terjangkau. Selama melakukan wisata pantai, pastikan untuk menggunakan sunblock. Sinar matahari di Pulau Bali sangatlah terik, khususnya di musim kemarau. Tanpa sunblock, kulit Anda akan terbakar dengan mudah.

EN -TAX & PROMOCODE

  Insert Promo Code